Salam hangat sahabat, bisakah bantu aku perbaiki puisi ini?
=======Tentang Dia ======
Angin semilir berhembus
Pohon-pohon perdu ikut bercinta bersua dengan burung gereja
Menyejukan kalbu
Simponi gereja tua meluluhlantakan hati
Temaram dalam batas asa
Alunan desah sang bayu meninabobokan hati
Tuhan……
Tersemat didalam hatiku,,,,,,
Terbaris do’a di ujung lidahku berucap
Kapan kapan lagi aku bisa bersandar
Menatap lurus riuh rendah jenaka suara alammu
Damai……
Tak lagi terasa
Kesal
Mengejar Nafsu dunia yang tak habis habisnya
Bergumul dalam ayat ayat cinta
Dalam sunyi
Rasya,Palembang 12 Oktober 2010
Ditanyakan oleh Cha_sya
Jawaban terbaik mengenai pertanyaan “Salam hangat sahabat, bisakah bantu aku perbaiki puisi ini?” :
Answer by Gasnier
sesungguhnya manusia takkan bisa menikmati surga, tanpa ikhlas dihatinya
Berikan jawaban anda bila anda mengetahui tentang “Salam hangat sahabat, bisakah bantu aku perbaiki puisi ini?” .
Informasi Terkait :
Berita Terbaru :
Filed under: Sumatera | Tagged: bantu, Bisakah, Hangat, perbaiki, puisi, sahabat, Salam
Tak perlu lagi diperbaiki,semuanya sudah bagus.
Salam kenal
DIA
Dalam kgelapan malam yg sunyi nan kelam…
Tatkala sang bulan d kelilingi sang bintang…
Ku terpaku…dn terdiam….
Aku terlena dn terbuai dng ke indahan malam….
Sejenak
Angin semilir berhembus
Menyejukan kalbu
burung burung menari loncat kekiri kekanan mengikuti alunan
Simponi gereja tua meluluhlantakan hati
air yang mengalir dengan lembut di malam hari
Mengalunankan desah sang bayu meninabobokan hati
Tuhan……
selalu ada didalam hatiku,,,,,,
Terbaris do’a di ujung lidahku berucap
Kapan lagi aku bisa bersandar
Menatap rasa asa ku di alammu
Damai……
Tak lagi terasa
Kesal rasa hatiku
Mengejar Nafsu dunia yang tak habis habisnya
dalam ayat ayat cinta
Dalam sunyi
Rasya,Palembang 12 Ok
salam sobat cantikku
koreksi dikit ya;
pada bait pertama terdapat pengulangan kata dan makna, misal:
/Angin semilir berhembus/ sama maknanya dengan kata pada baris berikutnya: /Alunan desah sang bayu…/ sehingga terkesan bertele-tele.
lalu kata/..bercinta bersua../ pada baris kedua juga menjadi mubadzir dan terkesan ngambang.
kesimpulannya; secara keseluruhan puisi ini sudah bagus tinggal dipadatkan saja.
bila tak berkenan abaikan saja sobat.
salam hangat..
aku sependapat dengan sobat chinmi.
dan menurutku uda bagus tinggal berlatih.
sebenarnya aku malu ma sobat
Chinmi, dia lebih ahli tp aku kan belajar memolesnya.
- angin yang berhembus genit
Pepohonan perdu agak sedikit nakal undang burung gereja
tuk bercinta-aku mengerling cemburu.
Duh’..dari sebuah gereja tua
Sympony mengalun memagut hati
nelangsa jiwa dalam batas asa.
Tuhan”.adakah do’a yang kurilis
mampu menyapa Mu..”lalu
pada suci ArsyMu ingin ku tambatkan hati.
Dalam ke fana-an dunia
tak damai jiwa ku.Kedurjana-an
nafsu pun slalu merayu..
Tuhan..adakah Kau dengar
ayat-ayat cinta mengalun pada
lubang hati..!
aku tlah terpasung dilorong
sunyi sepi..
@ maaf ya cantik..syairmu ku acak
@ nona Ay,bro chinmi,1/3 malam,
cosmos gimana kabar mu sahabat..aku rindu comentar kalian ..hehe..
Tanya dikit dek,
(Angin semilir berhembus
Pohon-pohon perdu ikut bercinta bersua dengan burung gereja
Menyejukan kalbu)
Sampai baris ini bercerita tentang sesuatu yang nyaman, setuju?
(Simponi gereja tua meluluhlantakan hati
Temaram dalam batas asa)
Dibaris ini bercerita, rasa nyaman tadi agak terganggu, ya toh?
(Alunan desah sang bayu meninabobokan hati)
(Kemudian Tuhan.. dst)
Ini curhat pada Tuhan ya?
(Lantas Kesal.. dst)
Mungkin jadi kesal seperti cerita dibaris curhat itu..
Saya membacanya agak terganjal dan tidak berhasil menangkap arah dari arti puisi ini, pertama bercerita nyaman, kedua bercerita terganggu lantas kemudian “ternina bobok” kan, kok menurut saya kontradiksi dan berlawanan ya? maaf ya.. kemudian curhat terakhir kesal..
Kecuali mungkin waktu menulis ini ada alasan khusus dalam meng-arti baris perbaris puisi ini? namun begitu mungkin pilihan bahasanya bisa dirubah agar pembaca bisa menangkap apa yang hendak disampaikan dalam puisi ini
Karna minta masukan saya beri masukan, salam kenal mampir ya di http://puisikris.blogspot.com/
Salam