menurut anda bagai mana ? apakah cocok jk diterapkan ditempat lain.? kenapa hrs dibuat UU tsb..?
belum lama aku membaca dari liputan 6, bahwa dipropinsi Riau diterapkan/UU peraturan daerah yg sehubungkan dgn bln puasa. yakni; para penjual makanan/warung/restoran, dilarang berjualan disaat hari puasa, yg pasti disiang hari. Peraturan ini benar2 diterapkan, memang ada beberapa kejadian para penjual yg bandel/tetap berjualan, mereka kena sangsinya misal; semua peralatan utk jualan disita. nah ..peraturan ini sah dlm pemerintahan, apakah ini bisa dipandang suatu tidakan toleransi..? bukankah menjalankan puasa itu suatu tanggung jawab pribadi ? menjalankan perintah Tuhan itu penuh ujian.. tetapi kita tidak boleh lari dari ujian…suka akan kenyamanan itu bisa menipu diri sendiri, karna engkau tidak akan pernah murni.
Ditanyakan oleh ERG – Fiel
Jawaban terbaik mengenai pertanyaan “menurut anda bagai mana ? apakah cocok jk diterapkan ditempat lain.? kenapa hrs dibuat UU tsb..?” :
Answer by Wiyono – xKapten Cinta
Di daerahku masih ada aja yang buka… Sopir-sopir yang suka nongkrong di situ…
Kalaupun yang lain tutup dia udah Pulang Kampung.. mau lebaran..
Apa yang sedang anda pikirkan mengenai topik “menurut anda bagai mana ? apakah cocok jk diterapkan ditempat lain.? kenapa hrs dibuat UU tsb..?” diatas ?
Informasi Terkait :
Berita Terbaru :
Filed under: Sumatera | Tagged: anda, apakah, bagai, cocok, dibuat, ditempat, diterapkan, kenapa, lain, mana, MENURUT, tsb..

Kamu ini benar2 bandel dan ribet. Giliran yang bikin aturan pemerintah tetep saja sewot. Kalau yang bertindak FPI saja gimana ?
Spesies paling ribet kamu ini.
Selamat sore buat para murid JESUS sang Jelmaan Setan Untuk Setan
Dari sisi toleransi, itu boleh.
Dengan syarat hanya berlaku buat orang muslim saja.
itu bagus kok hukumnya
kan ad asih warung tertentu juga yang di beri ijin lah untuk berdagang saat puasa
lagi pula mayoritas riau tuh islam juga
Memang agak riskan mengatakan sesuatu tak benar.
Tapi
Mzm. 103:8TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.
Sebaiknya tidak perlu dijadikan aturan. Perkuat saja penanaman nilai-nilai Islam. Jika itu sudah kuat, maka dengan sendirinya akan muncul kesadaran beragama. Lagi pula, masih ada yang tidak berpuasa karena berbagai sebab.
sebenarnya tidak perlu karena orang islam sendiri ada yang diijinkan untuk tidak berpuasa, misal ibu hamil atau menyusui, pekerja berat, musafir, sakit dst. kalo semua warung makan harus ditutup, maka akan susah bagi mereka untuk mencari makan saat siang..
Kalau memang sudah ada UU seperti itu sebaiknya penduduk setempat menurutinya.
Pemerintah ada untuk membuat UU dan UU ada untuk dilakukan.