Kosong untuk Jiwa yang Mati?Apresiasi lah dalam segala bentuk?
Kosong untuk Jiwa yang Mati
Kembali hadir jiwa yang mati
tertutup tanpa terik mentari
buyarkan bayangmu dalam anganku…
langkah diterik hari ini mengayun
lamban seiring kenangan akan dirimu
yang telah hadir dalam hidupku…
Namun bayangmu begitu kelam,
saat kujenuh memandang awan semangkin hitam
tulus prasaja pun berkeluh kesah
dalam penyesalan yang tiada tara…
sayang… maafkan aku bimbang
selalu memandang perasaan dalam
hingga akhirnya aku terbuang…
tinggalah kosong
jiwa yang mati
hingga nadi tak berdetak lagi?
Sandy/020908/00:12/Palembang
Makasih buta teman-teman semuanya
Ditanyakan oleh H. Arisandi..
Jawaban terbaik mengenai pertanyaan “Kosong untuk Jiwa yang Mati?Apresiasi lah dalam segala bentuk?” :
Answer by randy.xtreme
luar biasa puisi yang sangat baguss
Berikan komentar anda tentang “Kosong untuk Jiwa yang Mati?Apresiasi lah dalam segala bentuk?” yang dibahas diatas.
Informasi Terkait :
Berita Terbaru :
Filed under: Sumatera | Tagged: Bentuk, dalam, Jiwa, Kosong, MatiApresiasi, segala, untuk
Wah itu puisi ya……………
Kertuch…Anda sungguh puitis…
Saya salut………..
Tataplah sinar
kenangan kan tetap terangan
walaupun sekilas tetap membias
menyinari sejenak cahaya di perasaan
berdetak di tiap helai nafas
bayangan demi bayangan beterbangan
hilang tertendang resah dan bimbang
menghampiri jiwa untuk membilang
seberapa banyak dirimu terangan
haruskah jiwamu mati,terkubur
terpelak hingga hancur
karena kedalaman rasa duka tiada tara
yang mengisi jiwamu hingga hampa
tataplah sinar mentari pagi
yang bersinar indah berseri
menghampiri hatimu untuk berbagi
dengan cahaya di sudut-sudut mimpi
Ms coin,DXB,040908
Sand..rapiin dikit dong bait-baitnya kalau bisa samaiin biar 4 bait ..ada 3 dan ada 4…biar indah…nggak apa kan?
kesedihanmu begitu dalam sekali…sampai harus hampa dan mati…berjuanglah bro…ok..!
anda butuh pencerahan………..carilah orang yg mampu membuat hati anda kembali bersinar sehingga jiwa anda tidak mati….
berjuta wanita, berlimpah harta, tidak akan mampu membangunkan jiwa yg mati…
ketahuilah hidup itu indah dan nikmat…………..
bagus sekali puisimu
terhanyut aku membacanya
jika jiwa yg mati
perasaan juga kan mati
hati ini menjadi mati rasa.
Salam damai
Olisa M
sayang… maafkan aku bimbang
selalu memandang perasaan dalam
hingga akhirnya aku terbuang…
tinggalah kosong
jiwa yang mati
hingga nadi tak berdetak lagi?
Sandy/020908/00:12/Palembang
puisi yang tersirat…. awalnya enjoy saja he he he tapi semakin masuk semakin aku ora mudeng ha ha ha
tapi top markeyot he he he
sukses selalu
salam persobatan
Ponco
*)) kok gak mampir dikemudian lagi ya?
Ingin kutakar semusim kerontang
semai nyahdu nian menyantun
sembari derma melodi melantun
kiblat kucapai senjang meradang
Kiranya syahdan jiwa mengungsi
tepian hilir takkan memadu
datang-menghilang arusnya sungai
tanpa bekas diangin lalu
Begitulah hidup kadang getir
bahagia tak selamanya hadir
sedih mesti menyelingi
sesungguhnya takdir bukan jiwa yang mati