jika natal itu untuk memperingati hari kelahiran yesus; apakah yesus dilahirkan pada tanggal 25 Desember?
tentang kelahiran yesus lihat tambahan di bawah ini!!!
lihat keterngan di injil lukas 2:11 yang memaparkan suasana di saat kelahiran yesus. buka ya apa ga punya kitabnya?
padahal di padang yudea dimana yesus dilahirkan ,pada setiap bulan desember adalah puncak musim dingin, jadi tidak mungkin pengembala itu di padang yudea,
injil perjanjian lama kitab kidung agung 2 dan ezra 10:9 ,13 menjelaskan bahwa bila musim dingin tiba, tidak mungkin para pengemmbala berada di padang terbuka di malam hari.
pastor Amstrong mengatakan bahwa di seluruh di ensiklopadi kristen atau bibel sendiri mengatakan yesus tidak dilahirkan tanggal 25 desember.
injil matius 2;1 , yesus di lahirkan di bethlehem, pada zaman raja herodes,
sedang injil lukas 2;1-20 di katakn yesus dilahirkan disaat kaisar agustus mengadakan sensus penduduk di tanah yudea,
dari perbedaan kedua terakhir terdapat selisih 3 masehi
Ditanyakan oleh Burhan A
Jawaban terbaik mengenai pertanyaan “jika natal itu untuk memperingati hari kelahiran yesus; apakah yesus dilahirkan pada tanggal 25 Desember?” :
Answer by Nyai Andong Sari
mas,kalo kamu Islam seharusnya nggak begini…
ingat surah Al-kafirun ayat terakhir…
“untukmu agamamu,untukku agamaku”..
itu toleransinya umat Islam…sadar mas!!
kita udah diperintahkan Allah untuk nggak ikut campur agama lain…
Apa yang sedang anda pikirkan mengenai topik “jika natal itu untuk memperingati hari kelahiran yesus; apakah yesus dilahirkan pada tanggal 25 Desember?” diatas ?
Related Articles
Informasi Terkait :
Berita Terbaru :
Filed under: Sumatera | Tagged: apakah, Desember, dilahirkan, hari, jika, Kelahiran, memperingati, Natal, Pada, Tanggal, untuk, Yesus
idem masalah ini sama sinterklas…
sangat tidak penting…
tidak ada yang salah dengan merayakan kelahiran…
kenapa harus di pas di tanggal lahirnya?
memang bukan tgl 25 desember kok, 25 desember cuma sebagai lambang saja krn awalnya di zaman julius caesar ditetapkan tanggal segitu dan kebiasaan itu terus berlangsung sampai sekarang.
jawaban lgkpnya ada di sini deh baca aja.
http://id.wikipedia.org/wiki/Natal
klo mau yang versi inggrisnya di sini:
http://en.wikipedia.org/wiki/Christmas
untuk tanggal yang pasti, sampai saat ini masih belum diketahui.
Permisi tante Burhan, pertanyaan tante basi, gaya saksi Yehova, kultus Amstrong. Kemana aja? Baru baca sekarang?
Betul Yesus dilahirkan sekitar bulan Juni atau Juli, bukan bulan Desember.
25 Desember ialah perayaan baliknya kembali matahari ke utara. 25 Desember ialah posisi relatif matahari yang paling selatan.
Jadi sebenarnya perayaan 25 Desember merupakan Kristenisasi perayaan ini dan diberi arti baru sehingga menjadi perayaan Natal untuk umat Kristen.
ssst………..gue kasih bocoran dikit……..denger 2 sih katanya tanggal itu adalah hari dimana dewa mataharinya bangsa tsb dilahirkan…………jadi bukan kelahiran yesus……….jadi sebenarnya yg mereka sembah yesus ato dewa matahri sih……..?! jadi bingung gue
baca detail@ aja gua dah bingung!! apa bener injil itu banyak versi?
tapi yang jelas itu bukan urusan kita yg bukan menganut injil.
maaf Burhan A.
Saya sependapat dengan Nyai Andong Sari : “Kulya Aiyyuhal Kaafirun!!”
Ikut nimbrung! dikit,,klo boleh saya artikan! Yesus lahir artinya ‘kesadaran berketuhanan lahir” yg dimaksud yesus lahir yg terdahulu mungkin gak penting! Yg terpenting bagi umat kristiani Adalah yesus lahir di diri sendiri/kesadaran berketuhanan lahir di diri sendiri!,dan peringatan itu adlh untk memperingat saja! dan tanggal ditetapkan untk kebersamaan! Kira2 gitu klo menurut saya!
kagak usah nyari-nyari kesalahan suatu agama de, Burhan..
liat aje dulu diri lo,
ude bener kagak ibadahnye..
setuju ama neng Aria,
petanyaan ini ude basi 3 masehi..
O0oo..~~-y(^o^)p
.
.
La wong kalo Kristiani mau rayakan natal 25 desember kamu mau apa? Mau melarang? Emang kamu siapa? Mau panggil fpi untuk bubarin perayaan natal? Ngapa sih ni orang sewot banget??? Urus agamamu dulu baru tengok agama orang lain…
ANDA TIDAK MENGERTI !
KAISAR AGUSTUS (27SM-14M) ADALAH ATASANNYA RAJA HERODES (37SM-4SM).
TIDAK ADA CATATAN TANGGAL YESUS LAHIR.
tgl berapa pun Yesus lahir,aku ga peduli dan ga penting.
yg terpenting Dia datang untuk mencari dan menyelamatkan yg hilang.
salam…
Yah elah, cuapee dech..Ini nggak salah lagi pasti ngambil referensi-nya sama ya? Pastor Amstrong semua… Huffh,mencari kesalahan saja. Seperti memeras jeruk, yg kamu ambil bukan airnya,malah bijinya dikunyah…
^_^
Oke, jd gini. Saat Yesus lahir memang belum ada yg berani memastikan, dan pada saat itu belum ada Natal, karena Natal sendiri baru muncul pada akhir abad ke-4 kan?
Sejarah nya sendiri seperti ini…
>”Pada tanggal 25 Desember matahari kembali bersinar di belahan bumi utara setelah beberapa waktu matahari bersinar sangat singkat atau bahkan tidak terbit, sehingga keadaan menjadi dingin dan suram. Nah, ketika tanggal 25 Desember matahari muali bersinar normal, dan hari itu dirayakan oleh orang-orang dengan penuh sukacita. Tidak lama kemudian kebiasaan merayakan Natal pada tanggal 25 Desember itu pun ditiru oleh gereja-gereja di tempat lain. Dan hingga sekarang, Natal dirayakan setiap tanggal 25 Desember oleh hampir semua gereja”..
Dan yg penting. Hari Natal itu cuma simbol, seharusnya sih umat kristen itu merayakan kehadiran Yesus setiap hari dlm hidup masing-masing….
Gitu loh mas burhan..
Kalau kmu seorang muslim….
Coba download ceramah yg ada di link ini:
http://www.pakdenono.com/kristologi.htm
setelah mendengarkan, pasti kmu akan tau jawabannya…
saya setuju dengan ide-ide menghormati, menghargai dan toleransi terhadap kepercayaan lain.
mungkin anda bukan seorang nasrani, mungkin anda seorang muslim (saya simpulkan dari nama anda). kita bukanlah kebenaran mutlak yang berhak menghakimi dan mengotak-atik kepercayaan lain.
saya pikir ada banyak hal lain yang lebih penting untuk kita pikirkan dalam kaitannya dengan kepercayaan kita dari pada sibuk terhadap kepercayaan orang lain. saya akan memberikan contoh : masalah kemiskinan saudara-saudara seiman kita, kebodohan dan tindak kekerasan yang mereka lakukan, ketidak pahaman terhadap ajaran agamanya, dll adalah masalah yang lebih baik anda pikirkan dari-pada sibuk menyerang kepercayaan orang lain.
silahkan serang dan balas orang yang menyerang kepercayaan anda, akal dengan akal. ilmu dengan ilmu, argumen dengan argumen, dan otot dengan akal dan otot. cocot dengan cocot, dst. namun selama mereka menghargai dan menghormati kepercayaan kita, selama mereka tidak menyerang kepercayaan kita, maka sebagai makhluk tuhan kita wajib untuk menghargai dan mendudukkannya di tempat yang sesuai dengan kemanusiaannya sebagai makhluk tuhan.
dan lagi anda harus membedakan antara kebencian personal (oknum) dengan kebencian secara kepercayaan.
saya kira forum seperti ini bisa kita gunakan untuk hal-hal yang bersifat damai, kasihsayang, dan membangun nilai-nilai kemanusiaan yang beradab, daripada menyebarkan benci dan perpecahan.
saya harap anda bisa lebih arif dan bijak dalam melontarkan hal-hal yang berhubungan dengan masalah seperti ini. terimakasih
Sok tau lo!!!
Makanya, kalo gak tau apa2 gak usah sok2 nyalahin agama orang atau orangnya
Natal itu hanya untuk MEMPERINGATI. Bukan merayakan ultah.
Emang lahirnya gak diketahui pasti. Tapi yang jelas, proses 25 desember itu panjang sejarahnya. Sampe keuskupan pusat di Roma bingung menentukan tanggal PERINGATANnya.
Lagian kalopun waktu December, di Nazareth kan gak ada musim salju. Gimana sih?! Lo kira Nazareth di Amerika ya?
kata guru agama saya Yesua ga lahir 25 desember tapi bbrp hari sebelum tgl tsb.
Tapi dirayainnya tgl 25.
kayaknya anda sensi banget sama segala macam perayaan n tradisi Kristen n Khatolik
punya pengalaman buruk ya?
ini neh lucu,, yang agama A tanya soal pertanyaan agama B,, sesama Agama A jadi kesal,, sesama Agama B ya jelas ga terima,, benernya pertanyaan n forum kayak begini buat apa?? Kalo mau sharing masalah agama jangan di forum luas,, khan lebih enak di masjid,, atau dengan orang yang kita percaya,, kecuali kita mau khotbah atau ceramah,, ya silahkan,,
Ingat,, jangan sampe menyinggung,, lebih baik bertoleransi saja,, jangan mencari perbedaannya karena akan semakin banyak,, tetapi bagaimana menyatukan persamaannya,, membangun jembatan untuk hidup berdampingan dan bersatu sebagai Bangsa,,
jesus gak pernah dilahirkan,
dia hanya orang khayalan
BENARKAH NATAL 25 DESEMBER?
Muhammad Ya’qub Suriadi
Nabi Isa as, atau kalau dalam pemahamaan kaum Kristen lebih sering di sebut
Yesus, menurut pemahaman saya, yang saya ketahui dari sumber-sumber sejarah
termasuk dari Al-Quran maupun dari Injil yang merupakan bagian dari Alkitab
menggambarkan bahwa Beliau merupakan salah satu atau barangkali satu-satunya
Nabi yang dalam perjalanan hidupnya banyak menuai kontroversi. Ya,.. khususnya 3
agama besar atau kalau beberapa agamawan menyebutnya agama samawi Ibrahimik
yaitu Yahudi, Kristen dan Islam. Perdebatan itu tergambar dari sejak Yesus
berada didalam kandungan Siti Maryam (Bunda Maryam), saat kelahiran Yesus, masa
kenabian Beliau hingga seputar persoalan kewafatan Beliau. Ketika Yesus
memproklamirkan diri menjadi nabi Allah, hampir seluruh kaum Yahudi menolaknya,
sehingga mereka mengingkarinya dengan menyatakan bahwa Yesus nabi palsu.
Dalam pemahaman kaum Yahudi yang bersumber dari kitab Perjanjian Lama
menyebutkan “Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi
nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang
berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati”(Ulangan 18:20).
Oleh sebab itu tidaklah mengherankan jika kemudian kaum Yahudi dengan berbagai
cara berusaha untuk menangkap dan membunuh Yesus, dimana yang salah satu usaha
tersebut adalah dengan menyalibkan Yesus. Apalagi ketika kemudian Yesus diyakini
wafat oleh kaum Kristen, pada saat Yesus disalib. Maka bertambah yakinlah kaum
Yahudi bahwa Yesus benar-benar nabi palsu karena Perjanjian Lama menyebutkan
“…sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan
tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu.”(Ulangan
21:23). Menghadapi persoalan tersebut umat Kristen malah sebaliknya menyakini
bahwa dengan kewafatan Yesus diatas salib membuktikan bahwa pengorbana yang
dilakukan Yesus merupakan pengorbana yang suci yang tidak dapat atau sulit
dilakukan oleh siapapun. Hal tersebut membuktikan bahwa Yesus benar-benar “anak
Allah” dan “allah”. Setidaknya Paulus telah menulis dalam kitab Perjanjian Baru
“Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk
karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu
salib!(Galatia 3:13).
Mengomentari persoalan tersebut, umat Islam pada umumnya, berasumsi yang
berbeda, bahwa Yesus atau Nabi Isa as tidak disalib apalagi sampai wafat pada
waktu penyaliban, mereka meyakini nabi Isa as naik kelangit, meskipun pemahaman
ini yang menurut saya belum seluruhnya benar. Saya seorang Ahmadi (pengikut
Islam Ahmadiyah) memiliki sedikit penafsiran yang berbeda tentang hal tersebut.
Dari beberapa sumber pokok agama, saya meyakini kalau nabi Isa as atau Yesus
tidak wafat saat penyaliban dan Beliau juga tidak naik keatas langit. yang
IsnyaaAllah akan saya sampaikan pada tulisan-tulisan saya berikutnya.
Dan adapun satu renungan yang ingin saya bagikan kepada pembaca pada tulisan
saya kali ini adalah seputar masalah BENARKAH YESUS LAHIR PADA TANGGAL 25
DESEMBER? .Pada saat ujung-ujung jari saya menari diatas setiap huruf demi huruf
mengikuti irama yang ada dalam alam berpikir saya, saya sadar bahwa pemahaman
ini akan sedikit kontradiktif , bertabrakan atau sedikitnya menyinggung
pemahaman orang pada umumnya khususnya saudara (i) dari Kristen. Namun saya
yakin kok, kalau saudara saudara pembaca semua maklum nuansa diskusi, toh saya
juga tidak “ngawur” dalam tulisan ini yang lebih mengedepankan ego pribadi
sehingga hasilnya bermuatan subyektif. Ya tentunya saya akan berusaha selalu
menampilkan dalil-dalil yang jelas baik dari AlQuran serta AlKitab. (kitab umat
Kristen sendiri).Adapun fase masa kelahiran nabi Isa as atau Yesus secara
singkat adalah:
I. Nabi Isa as atau Yesus lahir dari seorang dara yang bernama Siti Maryam atau
Bunda Maria dari keluarga Imran. Adapun nama Imran merujuk kepada 2 pribadi
a. Amran atau Imran, yang merupakan ayah dari nabi Musa dan Harun leluhur Siti
Maryam (Keluaran 6:18-20).atau juga
b. Imran, ayah dari Siti Maryam atau kakek dari Nabi Isa as/Yesus (AlQuran Surah
Ali-Imran Ayat 35-37).
II. Siti Maryam atau Bunda Maria merupakan seorang yang sangat shaleha dan yang
termasuk orang-orang yang menjaga kesucian. Hal ini didukung dari latar belakang
keluarga Beliau yang selalu taat dalam beribadah kepada Allah, bahkan keluarga
Siti Maryam termasuk dalam kelompok essenes (salah satu golongan dalam kaum
Yahudi yang pengikutnya lebih menyibukan diri dalam beribadah kepada Allah
ketimbang kelompok lainnya seperti Farisi dan Saduki yang kerap mencampurkan
kepentingan agama dan politik) . Bahkan kesucian Siti Maryam pada saat itu
membuat para orang tua mendambakan memiliki putra maupun putri seperti halnya
Siti Maryam, termasuk Nabi Zakaria as yang selalu berdoa meskipun usia beliau
sudah cukup tua sehingga tidak memungkinkan lagi untuk memiliki keturunan. Yang
kemudian doa tersebut terkabul dengan diberikannya nabi Zakaria as seorang putra
yang shaleh juga, yaitu nabi Yahya as atau Yohanes Pembabtis.
III. Ketika Siti Maryam dewasa, maka Allah memilih Maryam untuk menjadi ibu dari
seorang Nabi yaitu nabi Isa as. Seperti tergambar dari ayat AlQuran (QS Ali
Imran:45)
Atau juga diriwayatkan didalam Alkitab “…Sesungguhnya engkau akan mengandung dan
akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia
Yesus”(Lukas 1:26-31).
IV. Ketika Siti Maryam Mengandung, masyarakat yang mengetahui hal tersebut
banyak yang memandang miring terhadap status kehamilan Siti Maryam. Wajar saja
karena Siti Maryam tengah mengandung sedangkan beliau belum memiliki suami.
Layaknya penomena masa-masa belakangan ini, berita kehamilan beliau menjadi
begitu menggemparkan sehingga melahirkan stigma negatif tentang Beliau. Hal
tersebut juga yang melatarbelakangi mengapa kaum Yahudi sulit untuk menerima dan
mengakui Nabi Isa as sebagai Nabi.
V. Maka Nabi Zakaria as selaku ketua dari kelompok Imam pada saat itu mencoba
memberikan jalan keluar guna meluruskan stigma masyarakat yaitu dengan
menikahkan Siti Maryam dengan Yusuf. Peristiwa perkawinan tersebut sebenarnya
menggambarkan bahwa Siti Maryam telah mengandung Yesus terlebih dahulu sebelum
menikah dengan Yusuf (Matius 1:18), sehingga memunculkan satu pertanyaan lagi
bagi saya, dimana dalam Kitab Matius 1:1 yang menyebutkan bahwa Yesus adalah
keturunan Daud as. “Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham
(Matius 1:1)” sedangkan didalam Matius 1:2-16 dijelaskan tentang silsilah anak
keturunan Daud yang berujung kepada Yusuf, dan Yusuf kita ketahui menikahi
Maryam ketika Maryam telah mengandung. Jelas sekali bahwa Yesus bukan anak Yusuf
seperti yang disebutkan Matius 1:1.
VI. Sejarah juga mencatat bahwa ketika Siti Maryam tengah mengandung, Yusuf dan
Siti Maryam mengadakan perjalanan jauh dari Nazaret menuju Betlehem dimana pada
saat itu kaisar Agustus mengeluarkan perintah agar mengadakan cacah jiwa
(sensus)(Lukas 2:1-6). AlQuran mencatat didalam Surah Maryam ayat 22 :
“Maka Maryam mengandungnya lalu ia menyisihkan diri dengan kandunganya itu
ketempat yang jauh”
VII. Pada saat di Betlehem, karena begitu banyaknya masyarakat yang hadir
mengakibatkan Yusuf dan Siti Maryam tidak mendapatkan tempat untuk bermalam
sehingga mereka memilih tempat lain (Lukas 2:6-7). Padahal pada saat itu Siti
Maryam memasuki masa bersalin
VIII. Ada beberapa hal penting yang perlu di perhatikan pada masa menjelang
kelahiran Nabi Isa as atau Yesus
AlQuran mencatat bahwa menjelang masa bersalin tersebut, dikarenakan letih
serta menahan rasa sakit Siti Maryam beristirahat dibawah pohon kurma yang
buahnya tengah masak (matang). AlQuran surah Maryam ayat 25 : “Dan goyangkanlah
pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma
yang masak kepadamu”
Alkitab juga melukiskan gambaran suasana pada saat Yesus dilahirkan sebagai
berikut :
Lukas 2:8 :”Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga
kawanan ternak mereka pada waktu malam”.
Matius 2:1-2:” Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman
raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem
2:2 dan bertanya-tanya: “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru
dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk
menyembah Dia.”
IX. Berdasarkan point VIII diatas sedikit memberikan gambaran bagi kita bahwa
Yesus tidak terlahir pada saat musim dingin dan juga bukan bulan Desember.
Karena :
AlQuran menyebutkan pada saat menjelang kelahiran Yesus, pada saat itu Siti
Maryam beritirahat dibawah sebatang pohon kurma yang tengah matang (masak),
tentunya kita memahami bahwa sangatlah jarang atau bahkan diluar kebiasaan apa
bila kurma-kurma yang ada di pohon telah atau matang di musim dingin. Bagi saya,
secara sederhana dengan menimbang dari suasana iklim pada saat itu, tentunya
saya akan lebih meyakini kalau “musim” kurma matang (atau kalau di kita sebut
saja contohnya musim rambutan) itu lebih pantas atau mudah diterima akal kalau
terjadi di musim panas.
Alkitab juga mencatat bahwa pada saat Yesus dilahirkan, suasana disekitarnya
digambarkan dengan adanya para penggembala yang menggembalakan ternaknya diluar
kandang pada malam hari. Dari cerita yang di lukiskan oleh Alkitab, maka akan
terbentuk sebuah gambaran dalam benak kita bahwa pada saat itu pastilah suhu
udara sedang hangat atau minimal tidak terlalu dingin atau artinya tidak terjadi
pada musim dingin. Karena hanya penggembala-penggembala yang nekat saja yang mau
menggembalakan ternaknya pada malam hari di saat musim dingin apalagi bersalju.
Kitab Matius 2:1-