Benarkah Jakarta tidak sesuai lagi menjadi ibukota RI….?

Secara politik, pemerintahan dan demografi sebetulnya Jakarta sudah tidak sesuai lagi menjadi ibukota Republik Indonesia;
Kenapa..? Salah satu jawabannya adalah secara politik Jakarta bukan lagi milik seluruh rakyat Indonesia tetapi yang yang berkuasa seakan-akan Jakarta itu adalah milik sebahagian masyarakat Betawi (FBR dll); Secara pemerintahan, Jakarta sudah tidak sesuai lagi dengan kebutuhan pelayanan prima terhadap khalayak umum, karena setiap kali akan melakukan urusan dipemerintahan dihadang oleh kendala-kendala teknis infrastruktur seperti kemacetan lalu lintas sampai berjam-jam, dan yang paling utama adalah secara demografi, Jakarta disaat musim penghujan selalu kebanjiran sampai ke istana presiden…. betuuul….!?

Ditanyakan oleh bvl4w4n

Jawaban terbaik mengenai pertanyaan “Benarkah Jakarta tidak sesuai lagi menjadi ibukota RI….?” :

Answer by Endry X
Benar Djakarta von Batavia ngga cocok lagi jadi ibukota negara Indonesia.

yang cocok ialah salah satu dari kota diwilayah kalimantan.

Mengapa ? dikarenakan lahan yang subur, SDA yang berlimpah, serta orang – orangnya yang makmur, selain itu tindak kriminal serta rasa kesatuan masih kuat di kalimantan.

saya yakin Indonesia akan menjadi sejaya jaman Soeharto dulu apabila salah satu kota di Kalimantan menjadi ibukota negara RI.

Amin….

Ingin berkomentar tentang bahasan “Benarkah Jakarta tidak sesuai lagi menjadi ibukota RI….?” pada topik diatas ? Beri komentar anda!


Related Articles


Informasi Terkait :


Berita Terbaru :




14 Responses to “Benarkah Jakarta tidak sesuai lagi menjadi ibukota RI….?”

  1. stuju jakarta terlalu kecil dan tanahnya terus turun sehingga sering banjir lebih baik dipindahkan keluar jawa

    Reply

  2. benar,,,masa pusat indonesia smuanya ad d jakarta mulai dri pemerintahan,bisnis,entertain,,sharusnya ibukota pndah aj k PALANGKA RAYA,,karna udh dri dulu d usulin oleh Bung Karno..biar jakarta tmpat entertain aj..

    Reply

  3. Jakarta tidak sesuai lagi jika dijadikan Ibukota, saya sangat setuju, kenapa, sebab selama ini seringkali terjadi kesimpang-siuran antara dagang dan pemerintahan. bahkan tidak jarang kepentingan pemerintahan yang diperdagangkan atau sebaliknya kepentingan dagang yang dikaburkan di pemerintahan.Jika Ibukota Negara di Kalimantan, otomatis yang datang ke kalimantan hanya yang berkepentingan dengan kemakmuran Negara saja. sedangkan Jakarta hanya dijadikan Pusat Perdagangan, maka yang berangkat ke Jakarta betul-betul pure bisnis dan Profesional, tidak ada praktek KKN. Mungkin Indonesia dapat Jaya dengan kemurnian ini.

    Reply

  4. Stuju bnget!!!!
    Klo kata aq Jakarta emang udah g lyak lgi dijadiin ibukota RI…
    Soalnya Lebih bnyak bruknya dripada baeknya….
    Klo kta aqu yg pntes jdi ibukta RI kya’nya Denpasar, Bali dech…..

    Reply

  5. Betuuuuullllll Bgt…
    Dan Juga daerah Kalimantan, Yang dengar2 di Palangka Raya Atau Kalimantan Tengah yang akana menjadi ibukotanya, itu daerahnya masih rapi,bersih dari pada Jakarta. Tetapi Masih agak kurang memuaskan dibidang Insfratukturnya, Mudahan bisa cepat selesai dan rampung, sehingga bisa semua fasilitasnya memadai..

    Reply

  6. iya betul sekali

    Reply

  7. bngng……………………

    Reply

  8. Benar…. seperti yang lo bilang tadi juga salah satu alasannya. tetapi ada juga alasan lain yaitu kurang efektifnya tingkat pemerataan SDMnya. karena Jakarta menjadi pusat pemerintahan otomatis tingkat kehidupan, lalu lintas n SDM nya harus lebih bagus n maju, tetapi karena hal itu juga hanya daerah2 di sekitar tempat pemerintahan itu juga yang maju contohnya untuk tingkat pendidikan. kita lihat saja di pulau2 Jawa sangat tinggi kualitas pendidikannya. bandingkan aja dengan daerh2 di luar Jawa seperti Kalimantan dan papua. Bukankah seharusnya negara yang maju itu tingkat SDM nya merata n tidak hanya tertumpu di satu tempat saja. jakarta sudah menjadi kota bisnis n entertain kenapa pusat pemerintahannya tidak dipindahkan saja ke tempat lain agar tidak terjadi kemacetan dll karena semua nya menumpuk di satu kota saja.

    Reply

  9. benar…bukan saya menjelekan Jakarta, tapi kita bicara fakta saja. Sudah terlalu banyak beban yang dipikul oleh Jakarta. Sebagai pusat hiburan, pusat bisnis, saksi sejarah Indonesia bahkan pusat pemerintahan. Belum lagi masalah banjir, urbanisasi dan para gepeng yang sudah meresahkan…Saya setuju apabila beban tersebut dibagi2 kepada wilayah lain…Jangan sampai hal2 tadi mengganggu jalannya pemerintahan kita.

    Apa kata dunia kalau istana presiden aja kebanjiran? Jangan pasrah saja dengan semua itu, kita harus bertindak. Jakarta sudah sulit disembuhkan (bukan berarti gak bisa sembuh). Tapi berapa biaya yang diperlukan untuk menata ulang Jakarta.

    Saran saya, pindahkan Jakarta kesebuah lahan kosong. Rencanakan semua matang2. Jangan sampai terjadi lagi urbanisasi, gepeng, kekumuhan di ibukota yang baru…

    Reply

  10. betuuullllll

    Reply

  11. ITU BENAR SEKALI,UDH TDK PANTAS LAGI

    Reply

  12. kasihan deh , mending di gantiti aja ibu kota republik indonesia

    Reply

  13. benar…….!!!!!

    emang jakarta aja yang bisa……….
    kota2 besar lain juga bisa, mereka berharap kalau ibu kota ada di kota mereka……………

    Reply

Leave a Reply

Situs terkait dengan "Benarkah Jakarta tidak sesuai lagi menjadi ibukota RI….?" :

    Kepurbakalaan: Desa Bokoharjo Terus Membangun ?Kerajaannya ...

    Ya, sejarah panjang bukan hanya karena masa silamnya yang diduga menjadi tempat manusia membangun peradaban dari abad VIII-IX, tetapi juga masa pemugarannya yang membutuhkan sejarah panjang. Tidak ada pemugaran situs candi dari sisi waktu ... Penelitian lebih lanjut dalam rangkaian pemugaran dilakukan lagi oleh FDK Bosch, NJ Krom, dan WF Stuterheim, tahun 1938 sampai 1973. Mulai tahun 1973 penanganan diambil alih oleh arkeolog Indonesia. Dari hasil olahan data yang ...

    Selamat Jalan Prof RP Soejono « MAJALAH ARKEOLOGI ONLINE

    Berkat keterlibatannya dalam perang kemerdekaan, Pak Jono jadi pribadi yang gigih memperjuangkan cita-cita, yaitu menjadikan arkeologi Indonesia yang nasionalistik dan mandiri, serta pusat penelitian yang disegani oleh dunia internasional. Menurut Pak Jono, tahun 1953 ... Meski secara kedinasan ia sudah lama pensiun, hingga menjelang akhir hayatnya, RP Soejono tetap berkantor di Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. ...

    Cara Mudah Membuat Website Dynamic - Artikel Indonesia

    Kuncinya adalah kita harus tekun dan ulet dalam mempelajarinya. salah satu caranya yaitu dengan Xampp, Appserv, Phptriad dan masih banyak lagi. Membuat website dinamis artinya website yang bisa di delete atau di tambah atau di edit ...
2010 © Indonesia Search Engine. All Rights Reserved.
Contact Us · Privacy Policy · Sitemap · RSS